Masa Sulit Guardiola Bersama Manchester City di Premier League


Agen BolaSaat ini Josep Guardiola tengah mendapatkan masa sulit bersama Manchester City. Tak ada lagi buru diatas Stadion Etihad. Hari hari Guardiola kini menjadi gelap menyusul rangkaian hasil negatif.

Masa Sulit Guardiola Bersama Manchester City di Premier League

Manchester City baru saja menelan kekalahan pada laga krusial melawan Manchester United, Minggu 8 Desember 2019 dini hari WIB. Duel pekan ke-16 Premier League 2019/20 di Etihad itu membuat Man City kalah skor tipis 1-2 dari United.

Hasil itu memberikan pukulan telak bagi Man City dan sang pelatih. Pasalnya mereka kalah pada laga derby dan Man City kalah dari sang lawan di kandang.

Man City juga dipastikan akan sulit dalam merebut gelar juara Premier League karena mereka tertinggal 14 poin dari Liverpool yang kini berada di puncak klasemen. Posisi yang sangat sulit bagi Man City.

Situasi Normal Bagi Guardiola?

Manchester City saat ini telah menelan empat kekalahan di Premier League. Jumlah ini sama dengan yang didapat Man City pada musim 2018/19 silam. Padahal musim ini ia baru memainkan 16 pertandingan saja.

Selain empat kekalahan, Man City juga dua kali bermain imbang. Artinya Man City sudah kehilangan 16 poin dan dari jumlah itu sama seperti kehilangan poin Man City sepanjang musim lalu.

Man City baru saja mendapatkan 32 poin dari 16 laga yang sudah dimainkan. Ini merupakan catatan buruk dalam karir Guardiola sebagai pelatih. Saat masih di Barcelona, catatan terburuk Guardiola setelah memainkan 16 laga adalah meraih 37 poin.

Lalu, seperti apa respon Guardiola mengenai periode gelap dalam karirnya di sepanjang Man City ini? “Ini adalah hal yang normal untuk tidak menjadi juara Premier League setiap musim,” kata Guardiola dikutip dari Marca.

Nilai Buruk di Lini Belakang

Penampilan Manchester City pada musim 2019/20 tak lepas dari kinerja lini belakang yang buruk. Man City kini telah kebobolan 19 gol dari 16 laga di Premier League. Sedangkan untuk Leicester City baru kebobolan 10 gol.

Pindahnya Vincent Kompany menjadi awal buruk bagi lini belakang Man City karena Guardiola memilih untuk tidak membeli pemain baru menggantikan peran sang kapten sebagai bek tengah.

Kondisi terparah dengan cedera yang dialami oleh Aymeric Laporte. Selain itu, John Stones juga sempat cedera di awal musim. Guardiola hanya punya satu bek tengah yang fit yakni Nico Otamendi. Fernandinho lalu diplot sebagai bek tengah di musim ini.

Demikian Artikel mengenai Masa Sulit Guardiola Bersama Manchester City di Premier League yang dapat diberikan oleh tim Agen Bola Euro 2020 Main Bola Gratis semoga bermanfaat bagi para pecinta sepak bola. Salam hangat, Agen Bola Terpercaya Main Bola Gratis.